Prabowo Teriakkan "Free Palestine" Tiga Kali di Peringatan Seabad Gontor

Sabtu, 19 September 2026 | 12:27:00 WIB
Prabowo Teriakkan "Free Palestine" Tiga Kali di Peringatan Seabad Gontor

SINAR24.COM — Presiden Prabowo Subianto meneriakkan "Free Palestine" tiga kali saat berpidato dalam resepsi kesyukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu. Seruan itu dijawab serentak ribuan hadirin, disusul Duta Besar Palestina Abdulfattah A.K. Al-Sattari yang berlari ke panggung menghadiahkan keffiyeh.

Momen itu terjadi ketika Prabowo menyapa para duta besar negara sahabat yang hadir di lokasi acara. Nama Duta Besar Palestina disebut lebih dulu sebelum seruan "Free Palestine" menggema.

Setiap kali Prabowo meneriakkan seruan tersebut, ribuan santri, alumni, dan tamu undangan yang memadati lokasi langsung menjawab dengan teriakan yang sama.

Keffiyeh dari Dubes Palestina dan Pelukan di Atas Panggung

Usai seruan pertama, Abdulfattah A.K. Al-Sattari tampak berlari menuju panggung utama. Ia membawa selendang keffiyeh dan menyerahkannya langsung kepada Prabowo.

Keduanya kemudian berpelukan di atas panggung, disaksikan seluruh hadirin. Prabowo lantas mengenakan keffiyeh pemberian duta besar itu selama sisa pidato dan rangkaian acara.

Di tengah pidato setelah momen tersebut, Presiden kembali meneriakkan "Free Palestine" sebanyak dua kali. Seruan itu lagi-lagi dijawab serentak oleh seluruh hadirin.

Isyarat Dukungan yang Diulang Sepanjang Pidato

Setelah mengenakan keffiyeh, Prabowo tampak mengusap matanya sambil menundukkan kepala. Suasana haru menyelimuti puncak peringatan satu abad Gontor tersebut.

Dukungan terhadap Palestina bukan kali pertama disampaikan Prabowo dalam forum resmi. Pemerintah RI secara konsisten menolak normalisasi hubungan dengan Israel dan mendukung kemerdekaan Palestina.

Peringatan seabad Pondok Modern Darussalam Gontor sendiri menjadi ajang berkumpulnya sejumlah duta besar negara sahabat. Kehadiran mereka memberi bobot diplomatik tersendiri pada acara yang berlangsung di Ponorogo itu.

Hingga acara selesai, belum ada keterangan resmi dari Istana soal pesan politik di balik seruan tersebut. Namun gestur Prabowo menerima keffiyeh di atas panggung terbuka sudah cukup jelas dibaca hadirin.

Terkini