Razer Tartarus V2 Pro Resmi Meluncur, Keypad Gaming 31 Input Dibanderol USD 199

Razer Tartarus V2 Pro Resmi Meluncur, Keypad Gaming 31 Input Dibanderol USD 199

SINAR24.COM — Razer resmi memperkenalkan Tartarus V2 Pro, keypad gaming ergonomis dengan 31 input yang bisa diprogram dan dijual mulai USD 199,99. Perangkat ini menyasar pemain MMORPG dan FPS kompetitif yang butuh kontrol cepat tanpa harus menggerakkan tangan terlalu jauh dari posisi nyaman. Bagi pengguna Indonesia yang hobi game PC, kehadiran periferal niche ini menandai satu lagi opsi perangkat khusus yang jarang tersedia di pasar lokal.

Razer mengumumkan Tartarus V2 Pro sebagai penerus lini keypad MMO mereka, hadir dengan total 31 input yang dapat diprogram. Perangkat ini dijual seharga USD 199,99 di toko online Razer, gerai fisik, dan retailer mitra, dengan banderol £199,99 untuk pasar Inggris.

Angka itu menempatkan Tartarus V2 Pro di segmen premium periferal gaming. Nama Tartarus sendiri bukan hal baru bagi komunitas MMORPG, terutama pemain World of Warcraft yang sudah mengenal lini ini sejak era Nostromo dan Orbweaver.

Switch Analog Optik dan Thumbstick TMR Jadi Andalan

Bagian paling menonjol dari Tartarus V2 Pro adalah penggunaan switch analog optik Razer. Switch ini mendukung input cepat dan akurat, plus actuation yang bisa diatur sehingga satu tombol mampu menghasilkan beberapa perintah berbeda.

Razer juga menyematkan thumbstick TMR yang diklaim bebas drift. Teknologi Snap Tap dan Rapid Trigger yang sebelumnya muncul di keyboard Huntsman V3 Pro ikut dibawa ke perangkat ini.

Untuk gamer FPS kompetitif, Razer menawarkan polling rate 8.000Hz lewat fitur HyperPolling. Angka itu termasuk tinggi untuk kelas keypad dan ditujukan bagi pemain yang mengandalkan respons instan.

Sandaran Tangan Bisa Disesuaikan

Tartarus V2 Pro dilengkapi sandaran pergelangan yang dapat diatur sesuai ukuran tangan dan tata letak meja. Penyesuaian ini jadi nilai jual utama karena perangkat ergonomis menuntut kenyamanan jangka panjang, bukan sekadar tumpukan tombol.

Pengguna bisa menyimpan hingga 24 keymap berbeda melalui aplikasi Razer Synapse. Jumlah itu cukup untuk mengakomodasi berbagai genre game tanpa harus mengatur ulang setiap kali berpindah judul.

Razer menyebut perangkat ini sebagai keypad gaming optik analog paling canggih yang pernah mereka buat. Klaim tersebut sejalan dengan posisi Tartarus V2 Pro yang memang ditujukan untuk segmen pengguna spesifik, bukan pasar massal.

Bukan Perangkat untuk Semua Orang

Keypad seperti Tartarus V2 Pro memang terlihat aneh bagi banyak orang. Bentuknya jauh dari keyboard konvensional, dan manfaatnya baru terasa setelah dipakai dalam waktu cukup lama.

Ada pula sisi aksesibilitas yang menarik. Seorang pengguna dengan nyeri sendi kronis bisa memakai perangkat ini sebagai alternatif karena tangan nyaris tidak perlu berpindah posisi. Jumlah tombolnya yang mencapai 27 buah di sekitar ujung jari membuat hampir semua perintah bisa dijangkau tanpa gerakan besar.

Dibandingkan joystick adaptif seperti Xbox Adaptive Joystick, Tartarus V2 Pro menawarkan jumlah tombol jauh lebih banyak. Perbandingan ini menunjukkan bahwa perangkat Razer tersebut bisa jadi opsi lain bagi gamer dengan kebutuhan khusus.

Ketersediaan dan Harga

Tartarus V2 Pro dijual mulai USD 199,99 dan £199,99. Razer belum menyebut harga resmi untuk pasar Indonesia maupun Asia Tenggara.

Bagi pengguna di Indonesia, perangkat ini kemungkinan besar harus didatangkan lewat jalur impor atau distributor pihak ketiga. Pola itu sudah biasa terjadi untuk periferal gaming niche yang tidak masuk secara resmi ke pasar lokal.

Razer belum mengumumkan tanggal pengiriman pasti. Ulasan mendalam soal performa Tartarus V2 Pro juga masih dinantikan, terutama untuk menguji apakah klaim switch analog dan thumbstick TMR benar-benar terasa di permainan nyata.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index