Airlangga dan PM Carney Bahas Investasi Potash hingga Nuklir di Toronto

Airlangga dan PM Carney Bahas Investasi Potash hingga Nuklir di Toronto

SINAR24.COM — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membahas peluang investasi mineral kritis hingga pengembangan energi nuklir dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Kanada Mark Carney. Pertemuan berlangsung di sela Canada Investment Summit pertama di Toronto, Kanada, sebagai tindak lanjut komunikasi Presiden Prabowo Subianto dengan PM Carney pada Juni lalu.

Canada Investment Summit yang baru pertama kali digelar menjadi latar pertemuan tersebut. Forum itu disebut sebagai wujud komitmen Pemerintah Kanada menggalang investasi global.

"Kami mengapresiasi penyelenggaraan Canada Investment Summit yang pertama ini sebagai bentuk komitmen kuat Pemerintah Kanada dalam menggalang investasi global. Indonesia siap menjadi mitra strategis Kanada dan terbuka untuk memperluas kerja sama di berbagai sektor unggulan kedua negara," kata Airlangga dalam keterangannya di Jakarta.

Potash untuk Kebutuhan Pupuk Nasional

Salah satu topik yang dibahas adalah potensi investasi potash dari Kanada. Mineral itu dibutuhkan untuk mendukung kebutuhan pupuk nasional.

Diskusi kemudian mengarah ke peluang kemitraan di sektor minyak dan gas. Kedua pihak juga menindaklanjuti kerja sama mineral kritis yang sudah dirintis lewat ICA-CEPA.

Airlangga menilai Indonesia dan Kanada punya kepentingan bersama dalam membangun rantai pasok mineral kritis yang aman dan berkelanjutan. Keduanya tercatat sebagai produsen mineral kritis.

Harapan pada Ekosistem Small Modular Reactor

Di sektor energi, Airlangga menyampaikan harapan agar kolaborasi energi nuklir terus dikembangkan. Termasuk ekosistem Small Modular Reactor sebagai bagian dari strategi ketahanan energi jangka panjang.

Dalam pertemuan itu, Airlangga juga mengapresiasi penyelesaian proses ratifikasi ICA-CEPA di kedua negara. Ia berharap perjanjian tersebut bisa berlaku efektif pada akhir tahun.

Setelah berlaku efektif, ICA-CEPA diharapkan dimanfaatkan pelaku usaha kedua negara. Terutama untuk mendorong kerja sama di sektor ketahanan pangan, energi, dan mineral kritis.

Posisi Indonesia di Indo-Pasifik dan 75 Tahun Hubungan Diplomatik

PM Carney dan Airlangga juga membahas posisi strategis Indonesia sebagai perekonomian terbesar di ASEAN. Bahasan itu terkait upaya memperkuat keterlibatan Kanada di kawasan Indo-Pasifik.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan Indonesia-Kanada. Kedua negara akan memperingati 75 tahun hubungan diplomatik pada 2027.

Duta Besar RI untuk Kanada Muhsin Syihab turut hadir dalam pertemuan itu. Ia akan menindaklanjuti hasil pembahasan melalui koordinasi dengan otoritas Kanada di Ottawa.

Koordinasi tersebut ditujukan untuk menerjemahkan berbagai komitmen kerja sama menjadi langkah konkret.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index