Polda Sumsel Pakai Formula X-Fire Dinginkan 10 Hektare Karhutla di Ogan Ilir

Polda Sumsel Pakai Formula X-Fire Dinginkan 10 Hektare Karhutla di Ogan Ilir

SINAR24.COM — Satgas Polda Sumatera Selatan menuntaskan pendinginan 10 hektare lahan semi gambut di kawasan Sungai Rambutan, Pulau Semambu, Kabupaten Ogan Ilir, menggunakan cairan khusus X-Fire. Metode ini dipilih karena medan rawa yang mengering tidak bisa dijangkau kendaraan pemadam konvensional. Operasi pendinginan berlangsung sejak Kamis (17/9) dengan melibatkan personel gabungan TNI-Polri dan instansi daerah.

Direktur Samapta Polda Sumsel yang juga menjabat Kepala Operasi Daerah Aman Nusa II, Kombes Pol. Ridwan Raja Dewa, mengatakan pendinginan dilakukan untuk memaksimalkan penanganan lahan semi gambut yang sulit diakses.

“Penggunaan formula X-Fire sangat membantu efisiensi pemadaman di area rawa semi gambut,” ujar Ridwan di Palembang, Jumat.

Medan Semi Gambut dan Semak Gelam Kering Jadi Kendala Utama

Empat faktor lapangan memperlambat proses pendinginan. Karakter tanah semi gambut menahan air di lapisan bawah, sementara semak belukar gelam yang mengering mudah memicu titik api baru.

Sumber air di sekitar lokasi minim. Akses jalan utama untuk kendaraan berat juga tidak tersedia, sehingga tim mengandalkan mesin pompa jinjing.

Petugas mencampur tandon air dengan cairan X-Fire kode 01 sebanyak 10 jerigen. Formula itu disemprotkan langsung ke titik-titik panas di area rawa.

Lintas Instansi Dikerahkan Sejak Kamis

Operasi melibatkan personel Ditsamapta Polda Sumsel, Polres Ogan Ilir, dan Polsek Indralaya. Unsur TNI dari Babinsa serta Manggala Agni, BPBD, MPA, dan Damkar Ogan Ilir turut bergabung.

Pembagian peran disesuaikan dengan kemampuan masing-masing unit. Polisi dan TNI mengamankan perimeter, sementara tim pemadam fokus pada penyemprotan cairan di zona panas.

Kepala Bidang Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, menyebut kolaborasi lintas lembaga sebagai kunci penanganan karhutla di wilayah rawa.

“Kerja sama TNI-Polri dan instansi terkait sangat solid dalam mengamankan lingkungan dari ancaman karhutla,” kata Nandang.

Pendinginan Berlanjut, Warga Diminta Waspadai Titik Panas Baru

Satgas masih menyisir area sekitar Sungai Rambutan untuk memastikan tidak ada bara tersisa. Lahan semi gambut diketahui menyimpan panas di lapisan bawah hingga berhari-hari setelah api permukaan padam.

Polda Sumsel belum merinci total luas lahan yang terdampak karhutla di Ogan Ilir. Namun, operasi pendinginan akan berlanjut selama cuaca kering masih berpotensi memunculkan titik api baru.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index