KAI

KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Bersama Masyarakat

KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Bersama Masyarakat
KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Bersama Masyarakat

JAKARTA - Keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya bergantung pada sistem dan teknologi. 

Peran masyarakat dalam mematuhi aturan di perlintasan sebidang menjadi faktor penting yang menentukan keamanan bersama. Kesadaran inilah yang terus didorong melalui berbagai kegiatan edukatif.

PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 1 Jakarta kembali melaksanakan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang. Kegiatan ini berlangsung di Perlintasan Sebidang JPL 38 KM 10+5/8 wilayah Stasiun Kramat. Lokasi tersebut dipilih karena memiliki tingkat aktivitas lalu lintas yang cukup tinggi.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kedisiplinan pengguna jalan. Edukasi dilakukan secara langsung agar pesan keselamatan lebih mudah dipahami. Pendekatan persuasif diharapkan mampu membentuk kebiasaan berlalu lintas yang lebih aman.

Sinergi Dalam Kampanye Keselamatan

Kegiatan sosialisasi melibatkan berbagai unsur internal dan eksternal. Hadir Asisten Manager Internal Humas Daop 1 Jakarta, Kepala Stasiun Kramat, serta Kepala Regu Polsuska terkait. Kehadiran unsur pengamanan memperkuat pesan keselamatan di lapangan.

Selain itu, PKD dan BKO Stasiun Kramat turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Komunitas pecinta kereta api Railfans Train Photograph juga terlibat aktif. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi yang solid antara insan KAI dan masyarakat.

Kerja sama lintas unsur menjadi kekuatan dalam menyampaikan pesan keselamatan. Setiap pihak memiliki peran sesuai kapasitasnya masing-masing. Dengan keterlibatan bersama, pesan keselamatan dapat menjangkau lebih banyak pengguna jalan.

Edukasi Langsung Kepada Pengguna Jalan

Dalam sosialisasi tersebut, petugas memberikan edukasi langsung kepada pengguna jalan. Masyarakat yang melintas di perlintasan sebidang diajak berdialog secara persuasif. Edukasi dilakukan tanpa mengganggu kelancaran lalu lintas.

Pengguna jalan diimbau untuk selalu mematuhi rambu keselamatan. Petugas mengingatkan agar pengendara berhenti sejenak sebelum melintas. Kebiasaan tengok kiri dan kanan ditekankan untuk memastikan kondisi aman.

Langkah sederhana tersebut memiliki dampak besar terhadap keselamatan. Kedisiplinan pengguna jalan dapat mencegah potensi kecelakaan. Edukasi langsung dinilai efektif karena disampaikan tepat di lokasi kejadian.

Pesan Visual Sebagai Pengingat

Selain edukasi lisan, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pesan visual. Peserta membentangkan spanduk imbauan keselamatan di sekitar perlintasan. Spanduk tersebut berfungsi sebagai pengingat bagi pengguna jalan.

Pesan yang disampaikan menekankan larangan menerobos palang pintu. Pengguna jalan juga diingatkan untuk selalu mendahulukan perjalanan kereta api. Visualisasi pesan membantu memperkuat ingatan masyarakat.

Keberadaan spanduk menjadi sarana komunikasi yang mudah dipahami. Pengguna jalan dapat membaca imbauan secara sekilas saat melintas. Pendekatan ini mendukung efektivitas kampanye keselamatan.

Keselamatan Sebagai Prioritas Utama

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menyampaikan pentingnya kegiatan sosialisasi ini. “Keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap operasional perjalanan kereta api,” ujarnya. Pernyataan tersebut menegaskan komitmen KAI terhadap keselamatan.

Ia juga menyampaikan ajakan kepada masyarakat untuk lebih disiplin. “Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami mengajak masyarakat untuk lebih disiplin dan memahami bahwa kereta api memiliki hak utama saat melintas di perlintasan sebidang,” kata Franoto. Pesan ini menjadi inti dari kampanye keselamatan.

Kegiatan sosialisasi disebut sebagai agenda rutin yang terus digencarkan. Upaya ini dilakukan untuk menekan potensi kecelakaan. Konsistensi menjadi kunci dalam membangun kesadaran jangka panjang.

Kolaborasi dan Komitmen Berkelanjutan

Kegiatan sosialisasi mengacu pada ketentuan keselamatan perlintasan sebidang. Aturan tersebut menegaskan kewajiban pengguna jalan untuk mendahulukan perjalanan kereta api. Pemahaman terhadap aturan menjadi dasar perilaku aman.

Franoto Wibowo menambahkan bahwa keterlibatan komunitas railfans memberikan nilai tambah. “Kolaborasi dengan komunitas pecinta kereta api menjadi kekuatan tersendiri karena pesan keselamatan dapat disampaikan secara lebih masif dan persuasif,” tambahnya. Pendekatan ini dinilai efektif dalam menjangkau masyarakat luas.

KAI Daop 1 Jakarta berkomitmen melanjutkan sosialisasi dan pengawasan. Sinergi dengan berbagai pihak akan terus diperkuat. Tujuannya adalah mewujudkan perjalanan kereta api yang aman, selamat, dan tertib.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index