JAKARTA - Dunia olahraga Kalimantan Barat memasuki babak baru dengan dilantiknya figur berprestasi nasional sebagai pemimpin organisasi olahraga daerah.
Sosok yang dikenal luas di kancah internasional kini mengemban amanah strategis dalam pembinaan olahraga. Harapan besar pun disematkan untuk mendorong prestasi atlet daerah secara berkelanjutan.
Petinju kelas dunia asal Kalimantan Barat, Daud Cino Yordan, resmi dipercaya memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Kalimantan Barat. Ia menjabat sebagai Ketua KONI Kalbar untuk periode 2025–2029. Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi arah baru olahraga daerah.
Kepemimpinan baru di tubuh KONI Kalbar dinilai membawa semangat perubahan. Pengalaman Daud Yordan di dunia olahraga profesional dianggap sebagai modal kuat. Banyak pihak berharap kepemimpinan ini mampu melahirkan prestasi yang lebih gemilang.
Pelantikan dan Harapan Nasional
Pelantikan pengurus KONI Kalimantan Barat dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat. Acara tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan olahraga. Momentum ini menandai dimulainya kepemimpinan baru di tingkat provinsi.
Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, menaruh harapan besar pada kepemimpinan Daud Yordan. Menurutnya, figur yang memiliki prestasi olahraga nasional sangat tepat memimpin KONI daerah. Ia menilai momentum ini harus dimanfaatkan untuk kebangkitan olahraga Kalimantan Barat.
“Ketua KONI Kalimantan Barat figure yang berprestasi dalam olahraga, beliau juga anggota DPD RI dan saya rasa mari kita jadikan momentum ini momentum kebangkitan olahraga Kalimantan Barat,” ujar Marciano Norman.
Pernyataan tersebut menegaskan kepercayaan penuh dari KONI Pusat. Kepemimpinan baru diharapkan membawa energi positif bagi pembinaan atlet.
Dukungan Pemerintah Daerah
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyambut positif pelantikan Daud Yordan sebagai Ketua KONI Kalbar. Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyampaikan optimisme terhadap masa depan olahraga daerah. Ia berharap prestasi atlet terus meningkat di berbagai ajang.
Ria Norsan menegaskan bahwa pemerintah daerah siap memberikan dukungan nyata. Dukungan tersebut mencakup pendanaan dan kebijakan yang berpihak pada pembinaan olahraga. Namun, ia mengingatkan agar dukungan dimanfaatkan secara bertanggung jawab.
“Saya selaku gubernur Kalimantan Barat berharap dengan dilantiknya ketua KONI yang sekarang prestasi olahraga semakin meningkat,” kata Ria Norsan. Ia menambahkan bahwa dukungan pemerintah harus berdampak langsung pada prestasi. Pemerintah menuntut hasil nyata dari setiap program yang dijalankan.
Komitmen Sinergi dan Kolaborasi
Usai resmi dilantik, Daud Yordan menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menyadari tanggung jawab besar yang kini diemban. Menurutnya, keberhasilan olahraga tidak dapat dicapai secara sendiri.
Daud Yordan menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor. KONI Kalbar akan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah, swasta, pengurus cabang olahraga, dan masyarakat diharapkan terlibat aktif.
“Kami mengucap syukur, harapannya KONI kedepan bisa bersinergitas dengan seluruh stakeholder di Kalimantan Barat,” ungkap Daud Yordan. Ia menekankan kolaborasi menjadi fondasi utama. Sinergi yang kuat diyakini mampu menciptakan ekosistem olahraga berdaya saing.
Membangun Prestasi dan Ekosistem Atlet
Menurut Daud Yordan, pembinaan atlet harus dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan. Peningkatan kualitas pelatih dan manajemen olahraga menjadi prioritas. Semua upaya tersebut diarahkan untuk mencetak atlet berprestasi.
Ia optimistis Kalimantan Barat memiliki potensi besar di berbagai cabang olahraga. Dengan dukungan yang solid, potensi tersebut dapat dikembangkan secara maksimal. Prestasi di tingkat regional dan nasional menjadi target utama.
“Kita berharap bisa membawa prestasi Kalimantan Barat lebih meningkat dari sebelumnya sesuai dengan tagline Kalbar Bangkit,” lanjutnya. Tagline tersebut menjadi semangat utama kepemimpinannya. Kebangkitan olahraga diharapkan sejalan dengan kebangkitan daerah.
Fokus Program dan Agenda Ke Depan
Dalam waktu dekat, KONI Kalbar akan segera menyusun langkah strategis. Rapat kerja menjadi agenda awal untuk memetakan cabang olahraga unggulan. Langkah ini bertujuan menentukan fokus pembinaan yang efektif.
Daud Yordan menyebut pemetaan potensi sangat penting untuk menghadapi ajang kompetisi mendatang. Cabang olahraga dengan peluang medali akan mendapat perhatian khusus. Strategi ini diharapkan meningkatkan perolehan prestasi daerah.
“Kami akan segera melakukan rapat kerja terkait persiapan untuk nanti melihat cabang olahraga mana yang jadi potensi,” jelasnya. Fokus utama adalah mendulang medali emas pada ajang olahraga provinsi mendatang. Dengan perencanaan matang, KONI Kalbar optimistis mencapai target prestasi.