JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengingat sosok almarhum Anggota DPR RI Rachmat Gobel sebagai rekan karib sekaligus pejuang tanah air yang mewariskan rekam jejak serta teladan berharga.
"Oh saya kenal lama, sahabat lama ya. Saya sangat berduka, Indonesia berduka, (almarhum) pejuang ya. Kita semua bersaksi bahwa beliau ini orang baik ya," kata Zulhas ditemui di sela rumah duka Rachmat Gobel di Jakarta, Jumat.
Zulhas menyatakan bahwa masyarakat luas dapat memberikan kesaksian mengenai kepribadian luhur Rachmat Gobel, yang pengabdiannya akan senantiasa diingat oleh seluruh rakyat Indonesia.
"Dan banyak karyanya, banyak legacy-nya. Tentu kita merasa kehilangan," ujar Zulhas.
Zulhas membeberkan bahwa interaksi terakhirnya bersama Rachmat Gobel berlangsung dengan sangat hangat ketika menghadiri agenda Pekan Nasional Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo pada Juni 2026 yang lalu.
Zulhas memanjatkan doa agar almarhum memperoleh tempat paling mulia di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan segenap keluarga yang ditinggalkan senantiasa dianugerahi ketabahan.
"Komunikasi terakhir ketemu (pada) acara di Gorontalo (Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo pada Juni 2026)," kata Zulhas.
Anggota DPR RI yang pernah mengemban amanah sebagai Menteri Perdagangan periode 2014-2015 tersebut mengembuskan napas terakhirnya pada Jumat pagi hari, membawa kedukaan mendalam bagi kerabat serta publik.
Berita duka mengenai berpulangnya Rachmat Gobel dikonfirmasi secara langsung oleh Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro saat dihubungi di Jakarta, Jumat, sembari mengutarakan rasa belasungkawa.
Fauzi Amro mengabarkan bahwa Rachmat Gobel meninggal dunia pada hari Jumat, 10 Juli 2026, tepat pukul 03.20 WIB, di Jakarta, diiringi doa mendalam untuk kepergian almarhum.
"Turut berduka cita, innalillahi wainnailaihi raji’un. Telah berpulang ke rahmatullah H Rachmat Gobel pada hari Jumat, 10 Juli 2026, pukul 03.20 WIB, di Jakarta," kata Fauzi.
Saat ini, raga almarhum tengah disemayamkan di kediaman duka yang berada di kawasan Jalan Supomo Nomor 55A, Jakarta Selatan, guna menyambut kedatangan para pelayat yang ingin memberikan penghormatan terakhir.