JAKARTA - Perkembangan harga pada sederet komoditas pangan di wilayah Jawa Timur terpantau memperlihatkan tren yang cenderung fluktuatif namun stabil.
Kendati demikian, untuk komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang masih meneruskan tren penurunan harga, sedangkan daging sapi bersama beberapa jenis sayuran merangkak naik tipis.
Merujuk pada himpunan data harga rata-rata pada level konsumen di Jawa Timur, komoditas cabai rawit merah menorehkan angka penurunan yang paling signifikan. Banderolnya merosot Rp1.542 per kilogram atau 2,62 persen, dari semula Rp58.846 menjadi Rp57.305 per kilogram.
Penyusutan harga pun melanda komoditas cabai merah besar yang merosot Rp1.257 per kilogram atau 3,16 persen menuju angka Rp38.459 per kilogram. Sementara itu, untuk varian cabai merah keriting terpangkas senilai Rp731 per kilogram atau 1,90 persen menjadi Rp37.791 per kilogram.
Bukan cuma cabai, grafik harga bawang merah ikut terkoreksi turun sebesar Rp503 per kilogram atau 1,17 persen menjadi Rp42.567 per kilogram. Kondisi berkebalikan melanda komoditas bawang putih jenis sinco/honan yang merangkak naik Rp136 per kilogram atau 0,39 persen ke angka Rp35.254 per kilogram.
Pada sektor bahan baku pangan utama, nilai jual dari beras premium mengalami kenaikan tipis Rp4 per kilogram menuju level Rp14.950 per kilogram. Di sisi lain, jenis beras medium bertahan konstan pada nominal Rp12.957 per kilogram. Lalu untuk komoditas gula kristal putih menyusut Rp4 per kilogram ke posisi Rp17.200 per kilogram.
Untuk kategori pasokan protein hewani, harga komoditas daging sapi bagian paha belakang tercatat naik sebesar Rp249 per kilogram atau 0,20 persen menjadi Rp125.328 per kilogram.
Untuk komoditas daging ayam ras terpantau cukup konstan walau ada sedikit kenaikan Rp8 per kilogram menuju angka Rp32.540 per kilogram. Sementara itu, untuk komoditas telur ayam ras justru mengalami penurunan sebesar Rp61 per kilogram ke angka Rp25.236 per kilogram.
Di sektor pertanian hortikultura, bermacam komoditas sayur-mayur kompak menunjukkan lonjakan harga. Komoditas wortel merangkak naik Rp69 menjadi Rp14.856 per kilogram, lalu tomat merah terangkat naik Rp28 ke level Rp11.587 per kilogram, serta sayur kubis naik Rp23 menjadi Rp9.091 per kilogram.
Sebaliknya, untuk nilai jual sayur buncis terpangkas lumayan drastis sebesar Rp404 per kilogram atau 3,37 persen menuju nominal Rp11.571 per kilogram.
Sementara itu, grafik harga untuk produk minyak goreng bergerak ke arah stabil. Varian minyak goreng curah bertahan kokoh pada angka Rp20.442 per kilogram, sedangkan untuk produk Minyakita menyusut tipis Rp3 per liter ke posisi Rp16.331 per liter.
Secara garis besar, pergerakan menyusutnya harga komoditas cabai serta bawang dalam kurun waktu beberapa hari ke belakang memberikan keuntungan tersendiri bagi warga mendekati penghujung Juni.
Keajekan harga pada sejumlah bahan pokok lainnya juga dapat menjadi barometer yang baik bagi tata kelola inflasi pangan di area Jawa Timur.