Jabar-Selangor Gelar Konferensi Investasi di Bandung 9-10 Juli

Rabu, 08 Juli 2026 | 21:48:01 WIB
Jabar dan Selangor Sepakat Kerja Sama Perdagangan serta Investasi [FOTO: NET].

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bersama Selangor, yang merupakan salah satu negara bagian dari Malaysia, mencapai mufakat untuk merajut jalinan kerja sama di sektor perdagangan serta investasi. Agenda kemitraan tersebut bakal diinisiasi lewat perhelatan konferensi selama dua hari bertempat di Hotel Pullman Bandung, terhitung mulai Kamis (9/7/2026) hingga Jumat (10/7/2026).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dedi Taufik memaparkan, pada agenda hari pertama, perhelatan konferensi akan diawali oleh pemaparan sambutan dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berbarengan dengan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. 

Pascaagenda tersebut, delegasi kedua belah pihak bakal melangsungkan sesi presentasi. Pihak perwakilan Jawa Barat akan memaparkan rancangan strategis terkait cetak biru infrastruktur di Jawa Barat. Di sisi lain, jajaran utusan Selangor bakal mempresentasikan peta perkembangan dunia industri di wilayah negara bagian mereka.

Sesi konferensi tersebut juga bakal diwarnai dengan agenda diskusi panel yang menguliti potensi kolaborasi pada sektor rantai pasok, dunia bisnis, serta finansial antara pihak Indonesia dan Malaysia.

 Selanjutnya, menginjak agenda hari kedua, rombongan delegasi Selangor menjadwalkan kunjungan lapangan ke sejumlah pusat kawasan industri di Jawa Barat demi menjajaki peluang kemitraan pada lini kedirgantaraan, perkeretaapian, industri kreatif, sektor energi, properti, hingga ranah teknologi.

"Konferensi ini bertujuan untuk mendorong investasi industri serta membina kemitraan jangka panjang antara dua kekuatan ekonomi, yaitu Selangor dan Jawa Barat," ujar Dedi, Selasa (7/7/2026).

Perhelatan konferensi dimaksud sekaligus bertindak sebagai momentum emas bagi institusi asal Malaysia dan Indonesia untuk saling berkolaborasi, layaknya kerja sama antara Universiti Selangor bersama Institut Teknologi Bandung, Tourism Selangor dengan maskapai Batik Air, Tourism Selangor bersama Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita), hingga pergerakan Wanita Berdaya Selangor dengan pihak Bappenas.

Dedi mengutarakan bahwa jalinan kerja sama kedua belah pihak turut mengikutsertakan peran Kadin Jabar serta Invest Selangor Berhad yang bertindak selaku badan investasi resmi di Selangor. Di dalam rangkaian konferensi, akan disiapkan pula sebanyak 30 stan dari berbagai lembaga kesehatan serta institusi pendidikan asal Selangor, beberapa di antaranya yaitu Ampang Putri Spesialis Hospital, MSU Medical Centre, Kajang Plaza Medical Centre, Universiti Selangor, Universiti Tenaga Nasional, serta Universiti Islam Selangor.

Tidak sekadar mandek pada perhelatan konferensi di Kota Kembang, Dedi memaparkan bahwa komitmen kerja sama dari kedua belah pihak nantinya bakal dieskalasi dalam ajang bergengsi Selangor International Business Summit 2026 yang dijadwalkan bergulir pada 14-17 Oktober 2026 bertempat di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia.

Terkini