Harga Minyak Dunia Turun Said Abdullah Sebut Tekanan Fiskal Berkurang

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:54:31 WIB
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah.

JAKARTA - Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah memaparkan bahwa melandainya harga minyak mentah di pasar global menjadi suatu hal yang patut untuk diapresiasi karena mampu memberikan dampak positif bagi sirkulasi keuangan negara.

Merujuk pada pergerakan pasar, harga minyak internasional dilaporkan sempat anjlok sedalam 5 persen hingga menyentuh level terendah dalam kurun waktu tiga bulan terakhir setelah tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Kebijakan damai serta pembukaan kembali akses Selat Hormuz tersebut secara otomatis membuka peluang bagi negara Iran untuk menyalurkan kembali pasokan minyak mentah mereka ke dalam pasar global.

"Turunnya harga minyak dunia itu (perlu) kami syukuri bersama karena tekanan fiskal kami berkurang. Kalau sampai naik terus menerus fiskal kami akan bahaya. Karena kami tidak memiliki kemewahan terhadap fiskal kami," kata Said Abdullah dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).

Mengenai mekanisme kalkulasi tarif eceran energi di dalam negeri, Said mengutarakan bahwa pihak parlemen bersama dengan pemerintah baru akan melangsungkan proses penghitungan formulasinya pada bulan depan.

Langkah tersebut diambil lantaran proses penentuan nominal acuan keekonomian biasanya mengacu pada kalkulasi angka rata-rata pergerakan pasar selama kurun waktu 3 bulan berjalan.

"Terhadap penyesuaian harga, menurut hemat saya bulan depan baru bisa dihitung. Karena biasanya pemerintah dan DPR menghitung rata-rata per 3 bulan. Kalau hari ini harga minyak turun, besok naik, naik juga itukan akan sangat merepotkan sekali bagi para pelaku usaha," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Said turut memberikan apresiasi tinggi atas kinerja keras jajaran pemerintah dalam mengontrol fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang saat ini mulai memperlihatkan tren penguatan.

"Apresiasi yang terjadi dalam beberapa hari ini menjadi konsen kami bersama syukur-syukur pulih di Rp 17.500," tutupnya.

Terkini