Prabowo Dorong Apindo Perluas Lapangan Kerja di Berbagai Sektor Strategis Nasional

Selasa, 10 Februari 2026 | 14:55:02 WIB
Prabowo Dorong Apindo Perluas Lapangan Kerja di Berbagai Sektor Strategis Nasional

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peran dunia usaha dalam memperkuat perekonomian nasional melalui penciptaan lapangan kerja baru.

Dalam pertemuan bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Presiden menyampaikan harapan agar para pelaku usaha dapat berkontribusi aktif membuka peluang kerja di berbagai sektor strategis, sejalan dengan agenda pembangunan nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman pribadi Presiden Prabowo di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 9 Februari 2026. Dialog antara kepala negara dan para pengusaha itu menjadi ruang bertukar pandangan mengenai tantangan sekaligus peluang dunia usaha ke depan, terutama dalam menghadapi dinamika ekonomi global dan kebutuhan dalam negeri.

Pertemuan Presiden dan Apindo Bahas Prospek Dunia Usaha

Berdasarkan informasi resmi yang disiarkan oleh Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia melalui akun media sosial kepresidenan, pertemuan Presiden Prabowo dengan perwakilan Apindo berlangsung dalam suasana diskusi yang terbuka. Presiden berdialog langsung dengan para pengusaha mengenai arah kebijakan ekonomi serta prospek dunia usaha nasional ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi yang inklusif harus disertai dengan peningkatan kesempatan kerja. Dunia usaha, menurut Presiden, memiliki posisi strategis dalam menyerap tenaga kerja dan mendorong produktivitas nasional.

Diskusi ini juga mencerminkan komitmen pemerintah untuk terus menjalin komunikasi dengan pelaku usaha sebagai mitra pembangunan. Melalui kolaborasi yang erat, diharapkan kebijakan yang diambil mampu menjawab kebutuhan industri sekaligus memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Ajakan Ciptakan Lapangan Kerja di Sektor Strategis

Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo secara langsung mengajak para pengusaha untuk bersama-sama menciptakan lapangan kerja baru di berbagai sektor. Ajakan tersebut mencakup sektor-sektor padat karya yang selama ini menjadi tulang punggung penyerapan tenaga kerja nasional.

Beberapa sektor yang disoroti antara lain industri tekstil, garmen, alas kaki, mebel, hingga sektor makanan dan minuman. Presiden menilai sektor-sektor tersebut memiliki potensi besar untuk berkembang sekaligus menyerap tenaga kerja dalam jumlah signifikan.

Dengan mendorong pertumbuhan sektor-sektor tersebut, Presiden berharap roda perekonomian daerah dapat bergerak lebih aktif, sekaligus mengurangi tingkat pengangguran. Upaya ini juga sejalan dengan strategi pemerintah dalam memperkuat struktur industri nasional agar lebih berdaya saing.

Dukungan Pengusaha terhadap Visi dan Program Pemerintah

Para pengusaha yang hadir dalam audiensi tersebut menyampaikan dukungan penuh terhadap visi dan agenda pemerintahan Presiden Prabowo. Dukungan tersebut mencakup berbagai program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Di antaranya adalah program penghapusan kemiskinan, pemenuhan asupan gizi yang cukup bagi anak-anak, serta penyediaan pendidikan yang berkualitas bagi generasi penerus bangsa. Para pelaku usaha menilai program-program tersebut penting untuk membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Selain itu, pengusaha juga menyatakan kesiapan mereka untuk berperan aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah yang berorientasi pada pembangunan jangka panjang. Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dipandang sebagai kunci keberhasilan pembangunan nasional.

Penguatan Industrialisasi Jadi Fokus Bersama

Salah satu isu penting yang mendapat perhatian dalam pertemuan tersebut adalah penguatan industrialisasi di Indonesia. Kelompok pengusaha menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah Presiden Prabowo dalam memperkuat sektor industri nasional.

Industrialisasi diyakini mampu memberikan manfaat besar bagi bangsa dan negara, mulai dari peningkatan nilai tambah produk dalam negeri, penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan daya saing ekonomi Indonesia di pasar global.

Presiden Prabowo menilai bahwa industrialisasi yang kuat harus didukung oleh iklim usaha yang kondusif, kepastian regulasi, serta kolaborasi erat antara pemerintah dan pelaku usaha. Dengan fondasi tersebut, sektor industri diharapkan mampu tumbuh berkelanjutan.

Pejabat Negara dan Tokoh Apindo Hadiri Pertemuan

Dalam sejumlah foto yang dibagikan melalui akun Instagram resmi @presidenrepublikindonesia, tampak beberapa pejabat negara turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan dengan Apindo. Mereka antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Angga Raka Prabowo, serta Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan.

Sementara dari pihak Apindo, pertemuan tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota asosiasi. Di antaranya Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani dan Ketua Dewan Pertimbangan Apindo Sofjan Wanandi, yang juga dikenal sebagai pendiri dan pemilik Santini Group.

Kehadiran para tokoh tersebut menegaskan pentingnya pertemuan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara pemerintah dan dunia usaha. Melalui dialog yang berkelanjutan, diharapkan tercipta langkah-langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Indonesia.

Terkini

BRI Super League Soroti Perjuangan Menit Bermain Supriadi

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:04:44 WIB

BNI Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:04:44 WIB

Reformasi Pasar Modal Perkuat Kepercayaan Investor

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:04:43 WIB

Kolaborasi AI Dorong Optimisme Pasar Modal Global

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:04:43 WIB

OJK Perkuat Tata Kelola Inovasi Keuangan Digital

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:04:43 WIB