Kontrak PLTA PLN Perkuat Kinerja dan Ekspansi MPX Logistics Lewat Proyek

Selasa, 27 Januari 2026 | 08:42:35 WIB
Kontrak PLTA PLN Perkuat Kinerja dan Ekspansi MPX Logistics Lewat Proyek

JAKARTA — Keterlibatan perusahaan logistik dalam proyek infrastruktur energi kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung pembangunan nasional. 

PT MPX Logistics International Tbk. (MPXL) mencatatkan langkah penting melalui perolehan kontrak baru dari entitas usaha PT PLN (Persero) yang berkaitan dengan proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Kontrak ini tidak hanya memperluas portofolio pekerjaan perseroan, tetapi juga menegaskan posisinya dalam rantai pasok proyek strategis nasional.

Melalui kerja sama tersebut, MPXL akan terlibat langsung dalam pengangkutan material yang bersumber dari limbah abu batu bara, yang selanjutnya dimanfaatkan untuk proyek pembangunan PLTA Cisokan di Kabupaten Bandung Barat. Skema ini sekaligus mencerminkan sinergi antara pengelolaan limbah energi fosil dengan pembangunan energi terbarukan, yang kini menjadi prioritas pemerintah.

Kesepakatan Triparty untuk Proyek PLTA Cisokan

Direktur MPX Logistics International, James S. Chandra, mengungkapkan bahwa perseroan telah menandatangani kontrak angkutan material pembangunan proyek PLTA Cisokan pada 26 Januari 2026. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam perjanjian kerja sama triparty yang melibatkan PT PLN Indonesia Power UBP Suralaya, PT MPX Logistics International Tbk. (MPXL), dan PT PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah.

Dalam skema kerja sama ini, limbah abu batu bara yang dihasilkan dari PLTU Suralaya akan diangkut oleh MPXL untuk dimanfaatkan dalam pembangunan proyek PLTA Cisokan. Material tersebut digunakan sebagai bagian dari kebutuhan konstruksi proyek strategis nasional (PSN) pemerintah di sektor energi.

“Kontrak kerja sama ini akan berlaku untuk 1 tahun ke depan, dengan estimasi nilai kontrak sebesar Rp19 miliar,” paparnya dalam keterbukaan informasi.

Pemanfaatan abu batu bara sebagai material pendukung konstruksi juga sejalan dengan upaya efisiensi dan keberlanjutan. Selain mengurangi potensi limbah, langkah ini mendukung pemanfaatan sumber daya yang ada untuk proyek infrastruktur berskala besar.

Kontrak sebagai Jaminan Operasional dan Keuangan

James menjelaskan bahwa penandatanganan kontrak tersebut memberikan kepastian jangka panjang bagi kegiatan operasional MPXL. Keberadaan kontrak berdurasi satu tahun dengan nilai yang telah diproyeksikan dinilai akan memperkuat stabilitas pendapatan perseroan.

Lebih lanjut, kerja sama dengan entitas PLN juga dipandang memberikan dampak positif terhadap kondisi keuangan perusahaan. Dengan keterlibatan dalam proyek PLTA Cisokan, MPXL memperoleh tambahan volume pekerjaan yang berkontribusi langsung terhadap kinerja operasional.

Dalam konteks bisnis logistik, kepastian kontrak jangka menengah menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga utilisasi armada dan efektivitas biaya. Dengan proyek ini, MPXL memiliki dasar perencanaan yang lebih jelas dalam mengelola sumber daya, termasuk armada angkutan dan tenaga kerja yang terlibat dalam pengiriman material.

Peran Abu Batu Bara dalam Proyek Strategis Nasional

Pemanfaatan limbah abu batu bara dari PLTU Suralaya untuk proyek PLTA Cisokan menjadi contoh integrasi antara sektor energi konvensional dan energi terbarukan. Abu batu bara yang selama ini menjadi residu pembakaran kini dimanfaatkan sebagai material konstruksi, sehingga memiliki nilai tambah dalam proyek pembangunan infrastruktur.

PLTA Cisokan sendiri merupakan bagian dari proyek strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kapasitas pembangkit energi terbarukan di Indonesia. Dengan keterlibatan MPXL sebagai penyedia jasa angkutan material, rantai pasok proyek ini diharapkan berjalan lebih efisien dan terkoordinasi.

Bagi MPXL, proyek ini tidak hanya memberikan kontribusi pendapatan, tetapi juga memperluas pengalaman perseroan dalam mendukung proyek-proyek energi berskala besar. Hal tersebut dapat menjadi referensi bagi peluang kerja sama berikutnya di sektor serupa.

Ekspansi Bisnis Lewat Pembentukan Anak Usaha Baru

Selain memperoleh kontrak dari entitas PLN, MPXL juga mencatat perkembangan lain melalui pendirian anak usaha baru, yakni PT Tambang Raya Sejahtera, pada 20 Januari 2026. Entitas tersebut berkedudukan di Jakarta Utara dan dirancang untuk mendukung pengembangan bisnis perseroan.

Secara lebih rinci, kegiatan usaha PT Tambang Raya Sejahtera meliputi perdagangan besar bahan bakar padat, cair, dan gas serta produk YBDI, perdagangan besar logam dan bijih logam, serta perdagangan besar mineral bukan logam. Bidang usaha ini memperluas cakupan aktivitas MPXL yang sebelumnya lebih dikenal sebagai penyedia jasa logistik.

"Pendirian entitas anak merupakan bentuk penunjang dari kegiatan usaha perseroan guna mengembangkan diversifikasi bisnis perseroan yang diharapkan dapat memberikan pendapatan usaha dan ekspansi grup perseroan."

Pembentukan anak usaha tersebut menunjukkan bahwa MPXL tidak hanya fokus pada kontrak jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi untuk pertumbuhan jangka panjang. Diversifikasi usaha di sektor perdagangan besar diharapkan dapat memperluas sumber pendapatan sekaligus mengurangi ketergantungan pada satu lini bisnis.

Prospek MPXL dalam Mendukung Proyek Energi

Kombinasi antara kontrak pengangkutan material PLTA Cisokan dan pembentukan anak usaha baru mencerminkan strategi MPXL dalam memperkuat posisinya di sektor logistik dan perdagangan. Keterlibatan dalam proyek energi terbarukan juga memberikan nilai strategis bagi perusahaan, seiring meningkatnya kebutuhan akan infrastruktur hijau di Indonesia.

Dengan adanya kontrak senilai Rp19 miliar dan jangka waktu satu tahun, MPXL memperoleh pijakan yang lebih kuat dalam menjaga arus kas dan stabilitas operasional. Di sisi lain, diversifikasi melalui PT Tambang Raya Sejahtera membuka peluang baru di bidang perdagangan komoditas energi dan mineral.

Secara keseluruhan, langkah MPXL dalam mengantongi kontrak dari entitas PLN serta memperluas struktur usaha menunjukkan arah pengembangan bisnis yang terintegrasi. 

Perusahaan tidak hanya berperan sebagai penyedia jasa angkutan, tetapi juga mulai membangun ekosistem usaha yang lebih luas di sektor energi dan sumber daya alam. Dengan strategi tersebut, MPXL berpeluang meningkatkan kontribusinya dalam proyek-proyek strategis nasional sekaligus memperkuat daya saing di industri logistik dan perdagangan.

Terkini